Amarah

15 05 2010

Marah itu sangat mudah menyusup di hati kita, apabila ada hal yang tidak kita sukai, terlebih bertentangan dengan nafsu kita, api kemarahan mulai berkobar dari kecil kian membesar. Terkadang kemarahan tidak terkeluarkan oleh orang tersebut dan hanya dipendam dalam hati, ataupun terkadang seseorang tidak sadar bahwa hatinya sedang dilanda api amarah. Memang, jika marah hanya dipendam dalam hati dan tidak dikeluarkan dengan kata-kata atau sikap, bahkan mulut seseorang tersebut masih bisa tersenyum, itu tidak akan menimbulkan masalah yang besar khususnya bagi orang lain, namun bagi dirinya sendiri ini sangat berbahaya. Kalau dia tidak bisa dengan segera untuk meredamnya sampai hilang kemarahannya, maka api kemarahan tersebut akan selalu bersemayam di hatinya dan akan membangkitkan penyakit hati lainnya seperti dendam dan dengki.

Oleh karena itu saudaraku, kita harus mengetahui dan mempelajari diri kita sendiri, saat kapankah api amarah akan berkobar di hati kita. Jika kita bisa mengetahui. Setidaknya sewaktu api amarah masih kecil sedang kita mengetahui bahaya amarah, kita dapat lebih mudah memadamkan api amarah tersebut ketimbang api amarah tersebut kian membesar dan membesar tentunya lebih sulit bagi kita untuk memadamkannya.

Iklan